Senin, 25 Februari 2013

Teori Keperawatan menurut LEVINE



Teori Keperawatan menurut LEVINE


*Keperawatan adalah bagian budaya yang direfleksikan dengan ide-ide dan nilai-nilai , dimana perawat memandang manusia itu sama, merupakan suatu rangkaian disiplin dalam menguasai organisasi atau kumpulan yang dimiliki individu dalam menjalin hubungan manusia sekitarnya.
*Intisari dari keperawatan adalah manusia.
*Responsibilitas tanggung jawabPerawat bertanggung jawab dalam mengenal respon (perubahan tingkah laku atau tingkat fungsi tubuh ) sebagai adaptasi klien atau usaha untuk beradaptasi terhadap respon antara lain :
§ Rasa takut                     §Stress
§ Inflamasi                       §lingkungan.
*Fungsi-Fungsi perawat memasukkan intervensi :
v  untuk meningkatkan adaptasi terhadap penyakit dan evaluasi intervensi sebagai support (dorongan)
v  untuk membantu mempertahankan status kesehatan dan mencegah penyakit lebih lanjut.
v  untuk  meningkatkan penyembuhan dan pemulihan kesehatan.( terapeutik )
*4 prinsip perlindungan yang mendorong tujuan perawatan untuk mempertahankan atau seseorang ke status kesehatan :
Ø  memulihkan Perlindungan terhadap energy keseimbangan intake dan output energi untuk mencegah kelelahan
Ø  Perlindungan terhadap integritas struktur mempertahankan atau pemulihan struktur tubuh (penyembuhan )
Ø  Perlindungan terhadap integritas personal mempertahankan atau pemulihan rasa identitas dan harga diri (mengenali kualitas diri)
Ø  Perlindungan terhadap integritas social memperkenalkan klien sebagai suatu makhluk sosial khususnya dengan orang lain.
*Teori Levine berfokus pada satu orang klien, teori ini mempunyai implikasi utama dalam pengaturan perawatan akut, dimana intervensi dapat bersifat mendorong atau terapeutik.

* Levine mendefinisikan perawatan berdasarkan pada ketergantungan atau  hubungan manusia dengan orang lain.
*Besarnya ketergantungan ini membuatnya merencanakan empat prinsip konservasi yakni :
*      kebutuhan energi dan pemakaiannya
*      integritas social
*      integritas struktur
*      integritas personal.

*Manusia tergantung pada yang lain pada semua aspek kehidupan, makanan, keamanan, rekreasi dan penghargaan.
*Levine mengharapkan seorang perawat :
  1. mengetahui kekomplekan interaksi
  2. mendukung dalam mempertahankan atau memulihkan hubungan saat klien mengalami gangguan kesehatan.
*Inti dari definisi teori Levine bahwa perawatan adalah interaksi antara manusia, ia menggunakan konsep adaptasi dan peningkatan respon tubuh melalui pendekatan sistem.


*Dalam teori Levine, klien dipandang dalam posisi ketergantungan, sehingga kemampuan klien terbatas untuk berpartisipasi dalam pengumpulan data, perencanaan, implementasi atau semua fase dari posisi ketergantungan.

*Klien membutuhkan bantuan dari perawat untuk beradaptasi terhadap gangguan kesehatannya.Perawat bertanggung jawab dalam menentukan besarnya kemampuan partisipasi klien dalam perawatan.

*Dalam fase pengkajian, klien dikaji melalui dua metoda yaitu interview dan observasi. dalam pengkajian berfokus pada klien, keluarga, anggota lainnya, atau hanya mempertimbangkan penjelasan dari mereka dalam membantu memecahkan permasalahan kesehatan klien.

*Menurut Levine, jika anggota keluarga membutuhkan suatu perjanjian maka keluarga harus menjadi sasaran pengkajian. Dalam pengkajian menyeluruh, perawat menggunakan empat prinsip teori Levine yang disebut pedoman pengkajian.

*Perawat menitik beratkan pada keseimbangan energi klien dan pemeliharaan integritas klien. Kemudian perawat mengumpulkan sumber energi klien yaitu nutrisi, istirahat (tidur), waktu luang,hubungan dengan anggota keluarga/orang lain, pengobatan, lingkungan dan penggunaan energi yakni fungsi dari beberapa sistem tubuh, emosi dan stress sosial dan pola kerja.


*Data tentang integritas struktur klien yaitu :
*      pertahanan tubuh
*      struktur fisik
*      integritas personal (sistem diri klien) yakni keunikan, nilai, kepercayaan dan integritas sosial yakni : proses keputusan dari klien dan hubungan klien dengan orang lain serta kesukaran dalam berhubungan dengan orang lain atau masyrakat.


*Setelah mengumpulkan semua data, perawat menganalisa data secara menyeluruh. Analisa ini mencerminkan keseimbangan kekuatan dan kelemahan dari diri klien pada pengkajian (prinsip konservasi) dan perencanaan.

*Dalam menganalisa, konsep dan teori dari disiplin lain juga sama penekanannya sedangkan fase perencanaan dimasukkan tujuan akhir. Proses perawatan menekankan kualitas dari aktivitas klien dan perawat. Kesimpulannya mutu adalah sangat penting diaplikasikan dalam teori ini untuk mencapai tujuan klinik.

*Dasar dari pendapat ini adalah : Posisi ketergantungan dari klien sebagai akibat dari sakit atau bantuan kesehatan yang membutuhkan bantuan perawatan.Tanggung jawab perawat untuk memonitor kondisi klien dalam mengatur keseimbangan antara intervensi keperawatan dan partisipasi klien dalam perawatan.

*Perawat sebagai individu harus melibatkan klien dalam aktivitas pengkajian dasar dan kemampuan partisipasi klien dalam mencapai tujuan akhir. Tujuan harus mencerminkan usaha membantu klien untuk beradaptasi dan mencapai kondisi sehat.

* Dalam fase perencanaan, perawat harus menetapkan tujuan :
  1. Menetapkan strategi yang dipakai untuk perencanaan.
  2. Menentukan tingkat perencanaan yang harus dikembangkan untuk mencapai tujuan.
*Levine menyatakan perawat harus mempunyai dasar pengetahui praktis, kemudian tahapan dari perencanaan perawatan harus berdasar dari prinsip, hukum, konsep, teori, dan pengetahuan tentang diri manusia. Dalam mengembangkan perencanaan perawat harus meningkatkan kemampuan partisipasi klien dalam perencanaan perawatan dan mengidentifikasi tingkat partisipasi klien.

*Selama fase perencanaan perawat boleh konsul dengan team kesehatan lain. Pelaksanaan dari perawatan disebut implementasi. Perawat harus mengawasi respon klien. Data dikumpulkan kemudian dipakai dalam fase evaluasi. Selama fase evaluasi perawat bertanggung jawab untuk memberikan perawatan kepada klien.

* Teori Levine menyatakan bahwa :

ü  Perawat harus memiliki skill untuk melaksanakan intervensi keperawatan.
ü  Intervensi perawat mendorong adaptasi klien.
ü  Dalam fase evaluasi perawat memusatkan respon dari klien untuk melakukan tindakan perawatan.
ü  Perawat mengumpulkan data tentang respon klien untuk menetukan intervensi perawatan yaitu tentang pengobatan atau support.


*Teori Levine berfokus pada orang per orang, berorientasi pada waktu sekarang maupun masa yang akan datang, dan klien dengan gangguan kesehatan membutuhkan intervensi perawatan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar